Jumat, 12 Desember 2014

evakuasi korban longsor di dusun jemblung juga terkendala susahnya sinyal

evakuasi korban longsor di dusun jemblung juga terkendala susahnya sinyal tim sar baru berhasil mengevakuasi 7 korban tewas dari timbunan longsor di dusun jemblung desa sampang kecamatan karangkobar banjarnegara jawa tengah Read This Evakuasi Korban Longsor di Dusun Jemblung Juga Terkendala Susahnya Sinyal Tim SAR baru berhasil mengevakuasi 7 korban tewas dari timbunan longsor di Dusun Jemblung Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Banjarnegara Jawa Tengah. Diperkirakan masih ada sejumlah korban lainnya yang belum bisa dievakuasi.


Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho proses evakuasi petugas SAR di belum maksimal karena terkendala dalam melakukan komunikasi. “Komunikasi sulit dilakukan karena tidak ada sinyal” kata dia dalam pesan singkatnya kepada detikcom Jumat (12/12/2014) malam.


Petugas masih terus mencari jalan mengevakuasi korban. Tapi mereka juga menghadapi tantangan karena tanah yang masih labil dan ada bahaya longsor susulan. Apalagi di lokasi juga gelap gulita karena listrik padam.


“Kondisi hujan deras gelap dan masih adanya ancaman longsor susulan menyebabkan evakuasi sulit dilakukan” jelas Sutopo.


Sementara itu Kepala kantor SAR Semarang Agus Haryono memperkirakan ada sekitar 53 kepala keluarga yang diduga tertimbun. Sementara menurut BNPB ada 105 rumah yang ikut terkubur dalam tanah.


Longsor ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB tadi setelah didahului hujan deras. Namun hingga kini petugas BPNB BPBD Banjarnegara dan Jawa Tengah TNI dan Polri serta masyarakat ikut bahu membahu melakukan evakuasi.



Evakuasi Korban Longsor di Dusun Jemblung Juga Terkendala Susahnya Sinyal tim sar baru berhasil mengevakuasi 7 korban tewas dari timbunan longsor di dusun jemblung desa sampang kecamatan karangkobar banjarnegara jawa tengah



evakuasi korban longsor di dusun jemblung juga terkendala susahnya sinyal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar